Penyakit ginjal kronis berpeluang mencetuskan terjadinya komplikasi, baik psikis maupun fisik. Secara psikis penderita menjadi tidak percaya diri. Perasaan ini muncul karena beberapa faktor. Dari segi ekonomi, penghasilan menurun akibat produktivitas terganggu. Padahal, pengobatan penyakit ginjal membutuhkan biaya sangat besar.
“Sedikit banyak hal itu mempengaruhi rasa percaya diri penderita. Apalagi, penampilan penderita pasti terganggu. Kalau sebelumnya berjalan tegap, misalnya, setelah saat cara jalannya jadi loyo,” ujar dr Djoko Santoso SpPD K-GH PhD dalam talkshow Hidup Produktif dengan Ginjal Sehat di radio JJFM, Kamis (13/12).

Dampak secara fisik tak kalah signifikan. Rambut akan rontok dan kulit menjadi sangat kering. Bahkan, saking keringnya, kulit mengeras dan kasar seperti kulit jagung. Secara estetika kondisi itu sangat mengganggu.

Penderita penyakit ginjal kronis sering terkena sariawan dan penyakit pembuluh darah. Mereka rentan pula terserang beri-beri. “Otot juga terkena dampaknya. Penderita merasa tidak nyaman melakukan kegiatan apa pun. Jangankan beraktivitas. Tidur pun harus memakai tiga bantal untuk menyangga kepala agar terasa nyaman,” tukas ahli ginjal dan penyakit dalam itu. (lee)